Persamaan
Akuntansi
Sumber daya yang
dimilikataudikelola perusahaan disebut aset
(asset). Contoh aset meliputi
kas, tanah, gedung, dan peralatan. Hak atau klaim atas aset biasanya dibagi
berdasarkan dua jenis pemilik: (1)hak kreditur dan (2)hak pemilik. Hak kreditur
mencerminkan utang perusahaan dan disebut liabilitas
(liabilities). Hak pemilik disebut ekuitas pemilik (owner’s equity). Hubungan antara keduanya dapat membentuk persamaan
sebagai berikut.
ASET = LIABILITAS +EKUITAS
Persamaan ini
dikenal sebagai persamaan akuntansi (accounting equation). Liabilitas
biasanya disebutkan sebelum ekuitas
pemilik dalam persamaan akuntansi karena kreditur memiliki hak pertama atas
aset.
Apabila kedua
nilai telah diketahui, persamaan akuntansi dapat digunakan untuk mendapatkan
nilai ketiga. Sebagai ilustrasi, jika aset yang dimiliki suatu usaha adalah sebesar
Rp 100.000.000 dan liabilitasnya Rp 30.000.000, nilai ekuitas pemilik sama dengan
Rp 70.000.000, sebagaimana terlihat berikut.
Aset
- Liabilitas = Ekuitas Pemilik
Rp 100.000.000 –
Rp 30.000.000 = Rp 70.000.000
Contoh
Persamaan Akuntansi
Jojon adalah pemilik
dan pengelola Jadilah Bintang, sebuah usaha konsultan motivasi. Pada pembukuan
yang berakhir pada 31 Desember2014,
Jadilah bintang memilik aset Rp 800.000.000 dan liabilitas Rp
350.000.000. dengan menggunakan persamaan akuntansi, hitunglah jumlah berikut.
- Ekuitas pemilik, per 31 Desember 2014
- Ekuitas pemilik, per 31 Desember 2015, jika diasumsikan aset naik Rp 130.000.000 dan liabilitas turun Rp 25.000.000 selama tahun 2015.
Jawab:
- Aset = Liabilitas + Ekuitas pemilik
Rp 800.000.000 = Rp 350.000.000 + Ekuitas pemilik
Ekuitas pemilik = Rp 450.000.000 - Pertama
tentukan, perubahan pada ekuitas pemilik selama tahun 2015 sebagai berikut:
Aset = Liabilitas + Ekuitas pemilik
Rp 130.000.000 = - Rp 25.000.000 + Ekuitas pemilik
Ekuitas pemilik = Rp 155.000.000
Selanjutnya, tambahkan perubahan ke ekuitas pemilik pada 31 Desember 2014 untuk mendapat angka ekuitas pada 31 Desember 2015, sebagai berikut.
Ekuitas pemilik 1 Desember 2015 = Rp 450.000.000+Rp 155.000.000
=
Rp 605.000.000
Transaksi
Bisnis
Aktivitas atau kondisi
kondisi ekonomi yang secara langsung mengubah kondisi keuangan perusahaan entitas
atau secara langsung memengaruhi hasil
operasionalnya disebut transaksi bisnis (business transaction). Sebagai contoh
membeli tanah sebesar Rp 50.000.000 adalah transaksi bisnis.Sebaliknya,
perubahan peringkat kredit bisnis tidak secara langsung memengaruhi kas atau
elemen lain dalam keuangannya.
Semua transaksi bisnis dapat dinyatakan dengan
perubahan elemen dalam persamaan akutansi. Anda akan melihat bagaimana
transaksi bisnis memengaruhi persamaan akuntansi dengan mempelajari transaksi
sejenis.
Sebagai dasar
contoh, kita akan menggunakan perusahaan perseorangan yang dikelola oleh Cinta
Cita.
Contoh.
Transaksi A.
1 Nov. 2014
Cinta Cita membuka rekening di bank dengan setoran
awal Rp 25.000.000 atas nama SolusiNet.
Pengaruh dari
transaksi ini adalah meningkatkan jumlah aset kas (pada sisi kiri persamaan)
sebesar Rp 25.000.000 untuk menyeimbangkan persamaan, ekuitas pemilik (pada
sisi kanan persamaan) naik dengan jumlah yang sama.
Pengaruh dari transaksi ini pada persamaan
akuntansi SolusiNet adalah sebagai berikut.
Transaksi B.
5 Nov.2014
Solus Netmembayar uang sebesar Rp 20.000.000 untuk
mendapat tanah.
Pembelian tanah
mengubah susunan aset, tetapi tidak mengubah jumlah total aset, pos sebelum
transaksi ini dan pengaruh setelah transaksi berikut dengan jumlah baru, atau
saldo (balances), dari masing-masing
pos ditunjukan sebagai berikut.
Transaksi C.
10 Nov 2014
SolusiNet membeli bahan habis pakai sebesar Rp
1.350.000 dan berjanji untuk membayar pemasok dalam waktu dekat.
Transaksi D.
18 Nov.2014
SolusiNet menerima Rp7.500.000 secara tunai atas
penyediaan jasa ke pelanggan.
Transaksi E.
30 Nov.2014
SolusiNet membayar berbagai beban berikut dalam
bulan tersebut: gaji karyawan Rp 2.125.000, beban sewa kantorRp 800.000, beban
utilitas (listrik, air, telepon) Rp450.000, dan beban lain-lain Rp 275.000.
Selama periode
berjalan, SolusiNet juga menggunakan uang atau aset-aset lainnya untuk
mengasilkan pendapatan. Aset yang digunakan dalam proses memperoleh pendapatan
disebut beban (expense). Beban
meliputi bahan habis pakai, gaji karyawan, serta aset dan jasa lain yang
digunakan dalam menjalankan perusahaan.
Pengaruh sekelompok
transaksi diatas adalah kebalikan dari pengaruh pendapatan. Transaksi ini
mengurangi kas dan ekuitas pemilik. Seperti pendapatan jasa, beban dicatat
dikolom terpisah disebelah kanan Modal, Cinta Cita. Namun, karena beban
mengurangi ekuitas pemilik, maka beban akan dimasukan dalam nilai negatif.
Transaksi F
30 Nov.2014
SolusiNet membayar Rp 950.000 kepada kreditur.
Perlu diingat
bahwa membayar utang berbeda dengan membayar beban. Pembayaran mengurangi
ekuitas pemilik seperti digambarkan pada transaksi (e). sementara pembayaran
utang mengurangi liabilitas.
Ketika SolusiNet
membayar Rp 950.000 kepada kreditur pada bulan berjalan,transaksi ini
mengurangi jumlah aset dan liabilitas, sebagai berikut;
Transaksi G
30 Nov.2014
Pada akhir bulan, Cinta Cita menghitung bahan habis
pakai yang masih tersisa,sejumlah Rp 550.000
Bahan
habis pakai yang masih tersisa sejumlah Rp 550.000. berarti selisihnya (Rp
1.350.000-Rp 550.000) telah habis digunakan dalam aktivitas operasional
perusahaan dan dicatat sebagai beban. Penurunan sebesar Rp 800.000 dalam bahan
habis pakai dan ekuitas pemilik ditunjukan sebagai berikut;
Transaksi H
30 Nov.2014
CintaCita menarik tunai Rp 2000.000 dari perusahaan
untuk keperluan pribadi.
Transaksi-transaksi
SolusiNet telah diringkas sebagai berikut. Setiap transaksi identifikas dalam
huruf, saldonya ditunjukan setelah setiap transaksi dicatat.
Ketika
membaca kembali ringkasan diatas, perhatikan beberapa hal berikut ini, yang
berlaku pada semua jenis usaha:
- Pengaruh dari setiap transaksi adalah kenaikan atau penurunan satu atau lebih elemen dalam persamaan akuntansi.
- Dua sisi persamaan akuntansi akan selalu sama.
- Ekuitas pemilik
akan naik sebesar jumlah investasi
pemilik, dan turun jika terjadi penararikan modal oleh pemilik. Selain itu,
ekuitas pemilik juga naik karena pendapatan dan turun karena beban.
Sumber:PengantarAkuntansiAdaptasiIndonesia-edisi25/2014/salemba empat






0 komentar:
Posting Komentar