Selasa, 28 Februari 2017
PERAN AKUNTANSI BAGI PERUSAHAAN
Sifat Dasar Perusahaan dan Akuntansi
Secara
umum, usaha atau peruhaaan (bussiness) adalah suatu organisasi dengan
sumber daya dasar (input), seperti bahan baku dan tenaga kerja, digabung dan
diproses untuk menyediakan barang atau jasa (output) untuk pelanggan.
Perusahaan dapat berbentuk usaha kecil sampai berskala besar, dari warung kopi
di pinggir jalan hingga Starbucks, yang tiap tahunnya menjual lebih dari 10
miliar minuman kopi dan produk sejenisnya.
Tujuan
dari kebanyakan perusahaan adalah memaksimalkan keuntungan (profit).
keuntungan atau laba adalah selisih antara uang yang diterima dari pelanggan
atas barang atau jasa yang dihasilkan, dan biaya yang dikeluarkan untuk input
yang digunakan guna menghasilkan barang atau jasa.
Jenis-Jenis Usaha
Terdapat
tiga jenis usaha yang bertujuan mencari keuntungan: usaha jasa, usaha dagang,
dan usaha manufaktur. Setiap jenis usaha tersebut memiliki karekteristik yang
unik dalam hal operasi bisnisnya.
- Usaha jasa (service businesses) menyediakan jasa untuk pelanggan. Contoh usaha dan jenis jasa yang diberikan.
- Usaha dagang (merchandising businesses) menjual produk yang diperoleh dari pihak lain ke pelanggan. Perusahaan seperti ini disebut peritel. Yang mempertemukan produk dan pelanggan di satu tempat. Contoh usaha dan produk yang mereka jual adalah sebagai berikut:
- Usaha manufaktur (manufacturing businesses) mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada pelanggan. Contoh bisnis produksi dan beberapa produknya adalah sebagai berikut:
Peran Akuntansi dalam Bisnis.
Apakah peran akuntansi dalam bisnis? Jawaban yang paling sederhana adalah akuntansi memberikan informasi untuk digunakan oleh manajer dalam menjalankan operasi perusahaan. Akuntansi juga memberikan informasi untuk pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja dan kondisi ekonomi perusahaan.Secara umum, akuntansi (accounting) dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. Sistem informasi mengumpulkan dan memproses data-data yang berkaitan dan kemudian menyebarkan informasi keuangan kepada pihak yang tertarik. Akuntansi adalah "bahasa bisnis" (language of business) karena melalui akuntansi lah informasi bisnis dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan.
Akuntansi menyediakan informasi bagi para pemangku kepentingan dalam perusahaan melalui proses sebagai berikut:
- Mengidentifikasi pemangku kepentingan.
- Menilai kebutuhan pemangku kepentingan.
- Merancang sistem informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan.
- Mencatat data ekonomi mengenai aktivitas dan peristiwa perusahaan.
- Menyiapkan laporan akuntansi bagi para pemangku kepentingan.
Peran Etika dalam Akuntansi dan Perusahaan
Tujuan Akuntansi adalah menyediakan informasi yang relevan dan tepat waktu untuk pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan. Akuntan harus bersikap sesuai etika agar infomasi yang mereka sediakan menjadi terpercaya dan oleh karena itu bermanfaatbagi pengambilan keputusan. Manajer dan karyawan juga harus bersikap sesuai dengan etika dalam mengelola dan mengoperasikan bisnis. Jika tidak, maka tidak akan ada yang bersedia berinvestasi atau meminjamkan dananya.Senin, 27 Februari 2017
PENGANTAR AKUNTANSI
Definisi Akuntansi:
1.
American Institute of Certified Public Accountant
(AICPA)
Akuntansi adalah seni mencatat, menggolongkan dan
mengikhtisar dengan cara tertentu dan dalam ukuran uang transaksi dan kejadian yang
pada umumnya bersifat keuangan dan menginterprestasikan hasil-hasilnya.
2.
American Accounting Association (AAA)
Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan,
mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian
dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi
tersebut.
3. Accounting
Principle Board (APB)
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya
adalah untuk menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan
tentang kesatuan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan
keputusan-keputusan ekonomi, sebagai dasar membuat pilihan yang beralasan dari
berbagai alternatif tindakan.
KESIMPULAN
a.
Akuntansi bersangkutan dengan kejadian keuangan
dalam suatu kesatuan usaha.
b.
Akuntansi berkaitan dengan pemrosesan imformasi
kuantitatif tentang transaksi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan
ekonomi.
c.
Informasi yang dihasilkan akuntansi bermanfaat
baik bagi pihak intern (manajemen) maupun bagi pihak luar (ekstern) yang
berkepentingan dengan kesatuan usaha.
d.
Dalam memenuhi fungsinya sebagai sumber informasi,
maka akuntansi membutuhkan bahasa pelaporan, aturan-aturan dalam praktiknya
yang dilaksanakan --> norma, standar, dan prinsip-prinsip akuntansi.
SIKLUS AKUNTANSI
PROSES AKUNTANSI
Proses akuntansi
Meliputi :
1.
Pengidentifikasi dan Pengukuran data relevan.
2.
Pemrosesan dan pelaporan informasi yang
dihasilkan.
3. Pengomunikasian
informasi kepada pemakai laporan.
SIKLUS KEGIATAN AKUNTANSI
ASET
Sumber
daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan
darinya manfaat ekonomi dimasa depan diharapkan akan diraih perusahaan.
LIABILITAS
Utang
perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya
diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang
mengandung manfaat ekonomi
EKUITAS:
Hak
residual atas aset perusahaan setelah dikurangi liabilitas.
KENAIKAN
EKUITAS PEMILIK:
- Investasi oleh pemilik
- Pendapatan dari kegiatanusaha
PENURUNAN
EKUITAS PEMILIK
- Penarikan kas/aset lainnya oleh pemilik
- Kerugian dari kegiatan usaha
BEBERAPA PENGERTIAN DALAM AKUNTANSI
Akun atau Perkiraan (Account) "Formulir (media) yang digunakan untuk mengelompokan transaksi-transaksi yang sejenis kedalam satu nama kelompok transaksi dan tempat untuk mencatat penambahan serta pengurangan yang terjadidalamkelompok tersebut".
Akun Riil atau Akun Permanen (Real Account or Permanent Account) "Akun yang saldonya dibawa terus menerus dari satu periode ke periode yang lainnya. Akun neraca termasuk kedalam kelompok ini".








