Minggu, 05 Maret 2017

JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN



Setelah transaksi dicatat dan dirangkum, laporan kemudian disiapkan bagi para pengguna Laporan akuntansi yang menyediakan informasi ini disebut laporan keuangan (financial statements). Laporan keuangan utama bagi perusahaan perseorangan adalah laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas , laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas. Urutan laporan yang biasanya disiapkan dan karakteristik data yang disajikan dalam setiap laporan adalah sebagai berikut.



Laporan Laba Rugi.
Laporan laba rugi menyajikan pendapatan dan beban untuk suatu periode waktu tertentu berdasarkan konsep penandingan (matching concept), yang disebut juga konsep pengaitan atau pemadanan, antara pendapatan dan beban yang terkait. Konsep ini diterapkan dengan memadankan beban dan pendapatan yang dihasilkan dalam periode terjadinya beban tersebut. Laporan laba rugi juga menyajikan selisih lebih pendapatan terhadap beban yang terjadi. Jika pendapatan lebih besar dari pada beban, selisihnya disebut laba bersih (net income atau net profit). Jika beban melebihi pendapatan, selisihnya disebut rugi bersih (net loss).


Laporan Perubahan Ekuitas.
Laporan perubahan ekuitas menyajikan perubahan dalam ekuitas pemilik untuk suatu waktu tertentu. Laporan ini dibuat setelah laporan laba rugi karena laba bersih atau rugi bersih periode harus dilaporkan di laporan ini. Begitu pula halnya, laporan ini disiapkan sebelum laporan posisi keuangan, karena jumlah ekuitas pemilik pada akhir periode harus dilaporkan di laporan posisi keuangan. Oleh karena itu, laporan perubahan ekuitas sering dilihat sebagai penghubung antara laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.



Laporan Posisi Keuangan.
Bagian aset dari laporan posisi keuangan biasanya menyajikan aset berdasarkan urutan pos yang paling mudah diubah menjadi uang tunai atau digunakan dalam operasional perusahaan. Kas disajikan paling atas, diikuti dengan piutang usaha, bahan habis pakai, asuransi dibayar dimuka, dan aset lainnya. Aset yang sifatnya jangka panjang atau permanen setiap aset tetap, disajikan dibawahnya.
Dibagian liabilitas dari laporan posisi keuangan, utang usaha adalah satu-satunya liabilitas. Ketika terdapat dua atau lebih kategori liabilitas, masing-masing harus disebutkan dan jumlahnya.
Di bagian ekuitas pemilik disebutkan jumlah ekuitas pemilik yang berada di laporan perubahan ekuitas pemilik, Total liabilitas dan ekuitas pemilik jumlahnya harus sama dengan total aset.



Laporan Arus Kas
Laporan arus kas terdiri atas tiga bagian;

  1. Aktivitas operasi. 
  2. Aktivitas investasi, dan 
  3. Aktivitas pendanaan
Setiap aktvitas akan dijelaskan secara singkat sebagai berikut
Arus Kas dari Aktivitas Operasi  Bagian ini melaporkan ringkasan penerimaan dan pembayaran kas dari aktivitas operasi. Arus kas bersih dari aktivitas operasi biasanya akan berbeda dari jumlah laba bersih dalam satu periode.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Bagian ini melaporkan transaksi kas untuk pembelian dan penjualan dari aset yang sifatnya permanen (biasanya disebut aset tetap), yang mencakup tanah, gedung, fasilitas pabrik, dan perabotan kantor.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Bagian ini melaporkan transaksi kas yang berhubungan dengan investasi kas oleh pemilik, peminjam, dan penarikan kas oleh pemilik.




Keterkaitan Antarlaporan keuangan
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, laporan keuangan di siapkan dengan urutan laporan labarugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas.








Sumber:PengantarAkuntansiAdaptasiIndonesia-edisi25/2014/salemba empat

 



0 komentar:

Posting Komentar